Jadwal Sholat

Waktu Sholat untuk 6 Juta Kota Sedunia
Country:
Silahkan baca semoga ada manfaatnya, terima kasih. Semoga Bermanfaat

Sabtu, 04 April 2009

Permintaan Sederhana

Raja Negeri Batu Gamping memangil keempat menterinya. Dia merasa puas dengan hasil kerja mereka. Negeri Batu Gamping yang tandus kini menjadi subur dan makmur. Sudah selayaknya keempat menteri itu diberi anugrah.

" Plagioklas, Menteri Pengairan , yang pintar, apapun yang kamu minta akan aku beri," kata Raja batu Gamping. Plagioklas mengangguk. " Sudah lama aku ingin memiliki vila dinegeri ini, Tuan Raja." Itu Mudah saja , akan aku kabulkan kata Raja yang sedang bermurah hati itu.
Dan kau Horblende, Menteri Perdagangan yang cerdik, apakah yang akan kau inginkan ? " Aku ingin memiliki perusahaan pemboran sendiri, " sahut Horblende. Dibayangkannya dia akan menguasai Pemboran di negeri ini.
" Boleh. Kau akan mendapatkan perusahaan itu." Raja tertawa puas. " Bagaimana dengan kau, Feldspar, Menteri Keamanan yang tangguh?" " Aku ingin menginginkan seratus ekor kuda perang lengkap dengan istalnya." Raja menganguk anguk. " Bisa diatur. " Tunggu saja ". Lalu Raja menoleh ke menteri termudanga, Kwarsa." Ah menteri Keuangan yang hebat. Apa yang kau minta ?
" Mohon hamba ijinkan untuk cuti seminggu, Tuan Raja. Sudah lama aku tidak menjenguk orang tua dikampung dan silaturahim ke saudara- saudara." Raja tergelak mendengarnya . "Oh Kwarsa kamu memang pemuda yang sederhana. Ku ijinkan kamu cuti mulai besok."
Dengan gembira keempat menteri itu meninggalkan ruang Raja . Di luar, Kwarsa segera dikerubuti teman-temanya. " Kenapa kamu minta yang sepele? tanya " Horblende ".
"Ya, padahal inilah kesempatan untuk kaya. Tak akan datang dua kali, " kata Plagioklas. " kau ini bodoh atau penakut?" ejek Feldspar.
Kwarsa tersenyum. " Permintaan kalian terlalu besar dan rumit . Raja tak akan ada waktu untuk mengurusnya . Dia akan menyuruh patihnya . Patihnya juga sibuk. Lama-lama permintaan kalian akan terlupakan."
"Kami akan menagih Raja kalau begitu ". " Raja tak akan ingat, " kata Kwarsa." Dan lagi , uang negara bukan untuk foya-foya pejabat. Rakyat harus diutamakan. Bukankah begitu ??? Nah sekarang aku mau bersiap-siap untuk berlibur dan pulang kampung untuk bersilaturahim ke kerabat dan kawan-kawan. wakilku akan mengantikan aku.
Sambil bersiul, Kwarsa meninggalkan teman-temannya yang tertegun....

Tidak ada komentar:

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.





Semoga Allah mengampuni dosa dosa kita dan menunjuki jalan Kebenaran