Jadwal Sholat

Waktu Sholat untuk 6 Juta Kota Sedunia
Country:
Silahkan baca semoga ada manfaatnya, terima kasih. Semoga Bermanfaat

Senin, 29 Juni 2009

OBAT-OBAT STATIN



Definisi dan Cara Kerja Statin-Statin

"Statin-Statin" adalah suatu kelompok obat-obat yang menurunkan tingkat kolesterol dalam darah dengan mengurangi produksi kolesterol oleh hati. Statin-statin menghalangi enzim dalam hati yang bertanggung jawab untuk membuat kolesterol. Enzim ini disebut hydroxy-methylglutaryl-coenzyme A reductase (HMG-CoA reductase). Secara ilmiah, statin-statin dirujuk sebagai HMG-CoA reductase inhibitors.

Kolesterol adalah kritis terhadap fungsi normal dari setiap sel dalam tubuh. Bagaimanapun, ia juga berkontribusi pada perkembangan dari atherosclerosis, suatu kondisi dimana plak-plak yang mengandung kolesterol terbentuk didalam arteri-arteri. Plak-plak ini menghalangi arteri-arteri dan mengurangi aliran darah ke jaringan-jaringan yang disuplai oleh arteri-arteri. Ketika plak-plak pecah, suatu penggumpalan darah terbentuk diatas plak, dengan demkian menghalangi lebih jauh arteri dan mengurangi aliran darah. Ketika aliran darah dikurangi secara cukup dalam arteri-arteri yang menyuplai darah ke jantung, akibatnya adalah angina (nyeri dada) atau suatu serangan jantung. Jika penggumpalan terjadi pada plak-plak didalam otak, akibatnya adalah sebuah stroke. Jika penggumpalan-penggumpalan terjadi pada plak-plak didalam kaki, mereka menyebabkan intermittent claudication (nyeri pada kaki-kaki ketika sedang berjalan). Dengan mengurangi produksi kolesterol, statin-statin mampu untuk memperlambat pembentukan plak-plak baru dan adakalanya dapat mengurangi ukuran dari plak-plak yang telah ada. Sebagai tambahan, melalui mekanisme-mekanisme yang tidak dimengerti dengan baik, statin-statin mungkin juga menstabilkan plak-plak dan membuat mereka kurang cenderung untuk pecah dan mempromosikan perkembangan dari penggumpalan-penggumpalan.

Peran yang penting dari kolesterol dalam atherosclerosis telah diterima secara luas oleh ilmuwan-ilmuwan. Penelitian dari beberapa tahun-tahun terakhir menunjukan bahwa pengurangan kolesterol secara agresif adalah lebih bermanfaat daripada pengurangan-pengurangan yang sedang.

Atherosclerosis adalah suatu proses yang kompleks yang melibatkan lebih banyak daripada hanya kolesterol. Contohnya, ilmuwan-ilmuwan telah menemukan bahwa peradangan pada dinding-dinding dari arteri-arteri mungkin adalah suatu faktor yang penting dalam atherosclerosis. Sebagai tambahan untuk menurunkan tingkat-tingkat kolesterol, statin-statin juga mengurangi peradangan, yang mungkin adalah mekanisme lain yang dengannya statin-statin secara menguntungkan mempengaruhi atherosclerosis. Pengurangan peradangan ini tidak tergantung pada kemampuan statin untuk mengurangi kolesterol. Lebih jauh, efek-efek anti-peradangan ini dapat dilihat secepat dua minggu setelah memulai statin-statin.

Kondisi-Kondisi Penggunaan Statin-Statin

Statin-statin digunakan untuk mencegah dan merawat atherosclerosis yang menyebabkan nyeri dada, serangan-serangan jantung, stroke-stroke, dan intermittent claudication pada individu-individu yang mempunyai risiko atau berisiko untuk atherosclerosis.

Faktor-faktor risiko untuk atherosclerosis termasuk:

  • tingkat-tingkat kenaikan kolesterol yang abnormal,
  • suatu sejarah keluarga dari serangan-serangan jantung (terutama pada usia muda),
  • umur yang bertambah, dan
  • diabetes

Kebanyakan individu-individu ditempatkan pada statin-statin karena tingkat-tingkat kolesterol yang tinggi. Walaupun pengurangan kolesterol adalah penting, penyakit jantung adalah kompleks dan, seperti didiskusikan sebelumnya, faktor-faktor lain seperti peradangan mungkin memainkan suatu peran. Tiga puluh lima persen dari individu-individu yang mengembangkan serangan-serangan jantung tidak mempunyai tingkat-tingkat kolesterol darah yang tinggi, namun kebanyakan dari mereka mempunyai atherosclerosis. Ini berarti bahwa tingkat-tingkat kolesterol yang tinggi tidak harus selalu perlu untuk terbentuknya plak-plak atherosclerosis.

Karena tidak jelas efek-efek mana dari statin-statin yang bertanggung jawab untuk manfaat-manfaat mereka, tujuan perawatan dengan statin-statin harus tidak hanya pengurangan kolesterol ke tingkat-tingkat normal, namun lebih ke pencegahan dari komplikasi-komplikasi atherosclerosis (angina, serangan-serangan jantung, stroke, intermittent claudication, dan kematian). Konsep ini adalah penting karena ia mengizinkan untuk individu-individu yang mempunyai risiko atau berisiko untuk atherosclerosis, namun tidak mempunyai tingkat-tingkat kolesterol yang tinggi, untuk dipertimbangkan untuk perawatan dengan statin-statin. Statin-statin, seperti angiotensin converting enzyme inhibitors (ACE inhibitors), adalah suatu kelompok obat-obat yang penting karena mereka telah ditunjukan mengurangi kejadian dari serangan-serangan jantung, stroke-stroke, dan kematian.

Perbedaan-Perbedaan diantara Statin-Statin

Statin-statin berbeda dalam beberapa cara-cara. Perbedaan yang paling menyolok adalah dalam kemampuan mereka mengurangi kolesterol. Sekarang ini, atorvastatin (Lipitor) dan rosuvastatin (Crestor) adalah yang paling berpotensi, dan fluvastatin (Lescol) adalah yang berpotensi paling sedikit.

Statin-statin juga berbeda dalam seberapa kuatnya mereka berinteraksi dengan obat-obat lain. Secara spesifik, tingkat-tingkat pravastatin (Pravachol) dan rosuvastatin (Crestor) dalam tubuh adalah lebih tidak mungkin ditingkatkan oleh obat-bat lain yang mungkin dikonsumsi pada saat yang bersamaan dengan statin-statin. Ini adalah begini karena enzim-enzim dalam hati yang mengeliminasi pravastatin dan rosuvastatin tidak dihalangi/diblokir oleh banyak dari obat-obat yang memblokir enzim-enzim yang mengeliminasi statin-statin lai. Ini mencegah tingkat-tingkat dari pravastatin dan rosuvastatin dari kenaikkan dan menjurus pada keracunan yang meningkat seperti myopathy (peradangan otot-otot). Contohnya, pada studi-studi ilmiah, pasien-pasien yang mengkonsumsi kedua-duanya verapamil (Calan, Verelan, Verelan PM, Isoptin, Isoptin SR, Covera-HS) dan simvastatin (Zocor) mengalami myopathy 10 kali lebih sering daripada pasien-pasien yang menerima simvastatin sendirian karena verapamil meningkatkan tingkatan-tingkatan darah simvastatin.

Statin-statin berbeda dalam frekwensi yang dengannya mereka menyebabkan suatu tipe yang berat dari myopathy yang disebut rhabdomyolysis, dimana otot-otot dirusak secara berat/parah. Cerivastatin (Baycol) telah ditarik dari apotek-apotek diseluruh dunia karena ia telah menyebabkan rhabdomyolysis 10 sampai 100 kali lebih sering daripada statin-statin lain. Rhabdomyolysis mungkin terjadi lebih sering pada pasien-pasien yang mengkonsumsi statin-statin dengan obat-obat yang juga menyebabkan rhabdomyolysis atau obat-obat yang meningkatkan konsentrasi-konsentrasi darah statin.

Efek-Efek Sampingan Obat-Obat Statin

Efek-efek sampingan yang paling umum adalah:

  • sakit kepala
  • mual
  • muntah
  • sembelit
  • diare
  • rash
  • kelemahan, dan
  • nyeri otot

Efek-efek sampingan yang paling serius (namun untungnya jarang) adalah kegagalan hati dan rhabdomyolysis. Rhabdomyolysis adalah suatu efek sampingan dimana ada kerusakkan pada otot-otot. Rhabdomyolysis seringkali mulai sebagai nyeri otot dan dapat berlanjut pada kehilangan sel-sel otot, kegagalan ginjal, dan kematian. Itu terjadi lebih sering ketika statin-statin digunakan dalam kombinasi dengan obat-obat lain yang mereka sendiri menyebabkan rhabdomyolysis atau dengan obat-obat yang mencegah eliminasi dari statin-statin dan meningkatkan tingkat-tingkat statin-statin dalam darah. Karena rhabdomyolysis mungkin fatal, nyeri persendian atau otot yang tidak dapat dijelaskan yang terjadi ketika mengkonsumsi statin-statin harus diberitahukan pada serang dokter untuk evaluasi. Statin-statin harus tidak digunakan selama kehamilan karena risiko dari efek-efek kurang baik yang serius pada janin yang sedang berkembang.

Interaksi Obat-Obat Statin dengn Obat-Obat lain

Statin-statin mempunyai beberapa interaksi-interaksi obat yang penting. Tipe pertama dari interaksi melibatkan enzim-enzim yang bertanggung jawab untuk eliminasi statin-statin oleh hati. Enzim-enzim hati (terutama, enzim-enzim hati cytochrome P-450) adalah bertanggung jawab pada eliminasi semua statin-statin dari tubuh dengan pengecualian dari pravastatin dan rosuvastatin. Oleh karenanya, obat-obat yang menghalangi/memblokir aksi dari enzim-enzim hati ini meningkatkan tingkat-tingkat simvastatin, lovastatin, fluvastatin, dan atorvastatin (namun tidak pravastatin atau rosuvastatin) didalam darah dan dapat menjurus pada perkembangan dari rhabdomyolysis. Obat-obat atau agen-agen yang menghalangi/memblokir enzim-enzim ini termasuk:

  • protease inhibitors (digunakan dalam merawat AIDS),
  • erythromycin,
  • itraconazole, (Sporanox)
  • clarithromycin, (Biaxin)
  • diltiazem, (Cardizem, Dilacor, Tiazac)
  • verapamli (Calan, Verelan, Verelan PM, Isoptin, Isoptin SR, Covera-HS), dan
  • grapefruit juice (sari buah dari semacam jeruk besar).

Interaksi obat penting lainnya terjadi antara statin-statin dan niacin atau fibric acids, contohnya, gemfibrozil (Lopid), clofibrate (Atromid-S), dan fenofibrate (Tricor). Obat-obat niacin dan fibric acid dapat menyebabkan rhabdomyolysis atau gagal hati ketika digunakan sendiri-sendiri, dan menggabungkan mereka dengan statin-statin meningkatkan kemungkinan dari rhabdomyolysis atau gagal hati. Meskipun demikian, fibric acids dan niacin seringkali digunakan dengan hati-hati dalam kombinasi dengan kebanyakan statin-statin. Cholestyramine (Questran) begitu juga colestipol (Colestid) mengikat statin-statin dalam usus kecil dan mengurangi penyerapan mereka kedalam tubuh. Untuk mencegah pengikatan ini didalam usus kecil, statin-statin harus diminum satu jam sebelum atau empat jam setelah cholestyramine atau colestipol.

Contoh-Contoh dari Obat-Obat Statin

Statin-statin yang disetujui untuk penggunaan di Amerika termasuk:

  • atorvastatin (Lipitor),
  • fluvastatin (Lescol),
  • lovastatin (Mevacor),
  • pravastatin (Pravachol),
  • rosuvastatin (Crestor), dan
  • simvastatin (Zocor).

Tidak ada komentar:

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.





Semoga Allah mengampuni dosa dosa kita dan menunjuki jalan Kebenaran