Jadwal Sholat

Waktu Sholat untuk 6 Juta Kota Sedunia
Country:
Silahkan baca semoga ada manfaatnya, terima kasih. Semoga Bermanfaat

Selasa, 14 Juli 2009

Jangan Meremehkan Dosa Kecil


Bismillah,
Dosa dan maksiat yang diperbuat anak manusia memang mengundang kemudaratan (keburukan, red). Tidak ada satupun kejelekan yang didapatkan di dunia dan di akhirat kelak kecuali karena sebab dosa dan maksiat.

Dan yang namanya dosa walaupun kecil tetaplah memberi mudarat, apalagi bila dilakukan terus menerus. Namun disayangkan, pada hari-hari ini kita melihat betapa kaum muslimin berenang dalam lumpur dosa dan genangan maksiat. Tak heran bila musibah datang silih berganti.

Sangat disayangkan kaum muslimin banyak yang tidak sadar, bahkan mereka meremehkan dosa. Jangankan dosa kecil, dosa besar saja begitu mereka gampangkan. Padahal Rasul yang mulia Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan agar kita tidak meremehkan perbuatan dosa kecil sekalipun. Sebagaimana sabda beliau n yang tersampaikan pada kita lewat sahabat yang mulia Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu:

“Hati-hati kalian dari dosa-dosa kecil, karena dosa-dosa kecil itu bila berkumpul pada diri seseorang akan membinasakannya.” (HR. Ahmad, 1/403, dishahihkan sanadnya oleh Asy-Syaikh Ahmad Syakir rahimahullahu dalam catatan kakinya terhadap Musnad Al-Imam Ahmad)

Sahl bin Sa’d z mengabarkan hal yang sama. Beliau berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِيَّاكُمْ وَمُحَقَّرَاتِ الذُّنُوْبِ، كَقَوْمٍ نَزَلُوْا فيِ بَطْنِ وَادٍ فَجَاءَ ذَا بِعُوْدٍ وَجَاءَ ذَا بِعُوْدٍ، حَتَّى أَنْضَجُوا خُبْزَتَهُمْ، وَإِنَّ مُحَقَّرَاتِ الذُّنُوْبِ مَتَى يُؤْخَذُ بِهَا صَاحِبُهَا تُهْلِكْهُ
“Hati-hati kalian dari dosa-dosa kecil! Ibaratnya seperti satu kaum yang singgah di sebuah perut lembah. Masing-masing dari mereka pergi mencari ranting untuk menyalakan api, lalu datang seseorang membawa sebuah ranting. Seorang lagi juga datang membawa sebuah ranting. Demikian seterusnya hingga mereka dapat menyalakan api yang mematangkan roti-roti mereka. Sesungguhnya dosa-dosa kecil itu ketika pelakunya dihukum niscaya akan membinasakannya.” (HR. Ahmad, 5/331, dishahihkan sanadnya di atas syarat Al-Bukhari dan Muslim oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 389)

Benar sekali ucapan sahabat yang mulia Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu ketika menyatakan: “Kalian sekarang melakukan perbuatan dosa yang di mata kalian perbuatan itu lebih tipis daripada rambut (sangat remeh, pent.). Padahal dulu di masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kami menganggapnya termasuk perkara yang akan membinasakan.” (HR. Al-Bukhari no. 6127)

Bilal bin Sa’d2 rahimahullahu menasihatkan: “Janganlah engkau memandang kepada kecilnya suatu maksiat, akan tetapi lihatlah kepada siapa engkau bermaksiat.” (Diriwayatkan Al-Imam Ahmad rahimahullahu dalam kitabnya Az-Zuhd hal. 460). Ibaratnya engkau bermaksiat kepada Sang Pencipta, Penguasa alam semesta ini, Pemilik kerajaan langit dan bumi, Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Karena itu tak patut kita meremehkan dosa dan maksiat, apapun dosa dan maksiat tersebut. Tapi sebaliknya kita selalu takut untuk berbuat dosa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kalaupun tergelincir ke dalamnya, segeralah bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menutupnya dengan kebaikan, agar hati dapat bersih kembali dari titik-titik noda.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya jika seorang hamba berbuat kesalahan/dosa dititikkan pada hatinya satu titik hitam. Namun bila ia menarik diri/berhenti dari dosa tersebut, beristighfar dan bertaubat, dibersihkan hatinya dari titik hitam itu. Akan tetapi bila tidak bertaubat dan malah kembali berbuat dosa maka bertambah titik hitam tersebut, hingga mendominasi hatinya. Itulah ar-ran (tutupan) yang Allah Subhanahu wa Ta’ala sebutkan di dalam ayat: ‘Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.’ (Al-Muthaffifin: 14)” (HR. Ahmad, 2/297, At-Tirmidzi no. 3334, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi dan Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain no. 1430)

Kita berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari tertutupnya hati karena dosa dan maksiat. Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

(Disunting dari tulisan : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah )

sumber : http://kebunhidayah.wordpress.com/2009/06/23/jangan-meremehkan-dosa-kecil/

Tidak ada komentar:

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.





Semoga Allah mengampuni dosa dosa kita dan menunjuki jalan Kebenaran