Jadwal Sholat

Waktu Sholat untuk 6 Juta Kota Sedunia
Country:
Silahkan baca semoga ada manfaatnya, terima kasih. Semoga Bermanfaat

Jumat, 31 Juli 2009

Tambang Bawah Tanah PT Freeport Indonesia

Block caving merupakan cara dengan biaya rendah untuk melakukan penambangan bawah tanah, di mana blok-blok besar bijih bawah tanah dipotong dari bawah sehingga bijih runtuh akibat gaya beratnya sendiri. Setelah runtuh, bijih yang dihasilkan "ditarik" dari drawpoint (titik tarik) dan diangkut menuju alat penghancur.

Pada block cave DOZ, alat LHD (loader) meletakkan lumpur ke dalam ore pass yang menuju saluran pelongsor. Selanjutnya saluran tersebut memuat truk-truk angkut AD-55 pada tingkat angkutan untuk mengangkut bijih ke alat penghancur. Dari sana, bijih yang telah dihancurkan dikirim ke pabrik pemroses (mill) melalui ban berjalan (conveyor).

Tambang Bawah Tanah DOZ

Pengembangan tambang bawah tanah DOZ (25.000 ton/hari) telah diselesaikan 18 bulan di muka jadwal dan di bawah anggaran. Tidak lama setelah keberhasilan tersebut, selanjutnya perluasan menjadi 35.000 ton/hari pun segera selesai, di muka jadwal dan tepat anggaran.

Kami tengah memperluas tambang DOZ hingga 50.000 ton/hari dengan memasang alat penghancur yang kedua serta ventilasi tambahan maupun percepatan berbagai kegiatan pengembangan tertentu yang biayanya mencapai kurang lebih $60 juta AS. Kami berharap dapat menghasilkan produksi yang berlanjut pada tingkat 50.000 ton/hari hingga 2007. Seiring dengan ramp down DOZ, maka kegiatan bawah tanah mulai ramp up pada ESZ dan/atau MLZ.

Kami mengantisipasi peningkatan perluasan hingga 80.000 ton/hari. Perluasan tersebut dapat mempercepat perolehan kandungan metal dari tambang bawah tanah. Tampaknya angka-angka awal menunjukkan keuntungan ekonomis yang sangat menarik.

Common Infrastructure

Sebagai bagian dari rencana pengembangan jangka panjang, kami telah memprakarsai pekerjaan sehubungan dengan jalan masuk yang diperlukan untuk menuju ke badan bijih bawah tanah Grasberg dan Kucing Liar. Tambang bawah tanah tersebut seharusnya mempunyai profil operasional yang menarik dibanding tambang lain di dunia.

Pengembangan dari badan bijih tersebut akan membuka peluang untuk merealisasikan nilai yang signifikan setelah usia tambang terbuka Grasberg berakhir, sehingga memungkinkan secara operasional untuk mensinergikan sarana dan infrastruktur mill yang ada serta menyediakan penambahan arus kas dalam jangka panjang.

Big Gossan

Kami tengah mengupayakan pengembangan cadangan Big Gossan, yang letaknya relatif dekat dengan sarana mill yang ada. Dikarenakan bentuk geometri dari cadangan tersebut, Big Gossan paling sesuai untuk ditambang secara selektif dengan menggunakan metode open stope with paste backfill. Bijih yang ditambang diangkut ke pengolahan dengan memakai sarana mill yang sudah ada sebelumnya sama seperti bijih dari DOZ.

Pengembangan pada tahun 2005-2009 diperkirakan akan menghabiskan biaya $225 juta AS. Tambang akan mulai berproduksi pada tahun 2009 dan akan mencapai produksi tertinggi 7.000 ton/hari pada tahun 2011. Big Gossan diharapkan menghasilkan logam tambahan sebesar kurang lebih 135 juta pon Cu dan 65.000 ons Au setiap tahun.





Tidak ada komentar:

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.





Semoga Allah mengampuni dosa dosa kita dan menunjuki jalan Kebenaran